Pagi-pagi setelah sarapan, nisa aku ajak naik motor sambil mikul galon aqua kosong nuju tempat isi ulang air di depan perumahan, seperti biasa dia selalu memilih duduk di depan sambil pegangan stang setir, duduk diantara galon kosong yang kutaruh di antara celah motor bebek. Selagi memperhatikan jalan, di sekolahan SD yang dilewati, nampak seorang muda, sambil duduk sila diantara dagangannya. Wah ini barang lawas neh, pikirku dalam hati, jarang-jarang ini aku temui selama tinggal di depok, kayaknya ini mainan masa kecilku dulu, tapi kok sekarang masih tersisa?


